Merenungi Kalimat Takbir

Merenungi Kalimat Takbir

Allah Maha Besar dzat dan kerajaan-Nya. Kebesaran-Nya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, tidak pula dapat diliputi oleh pikiran kita. Cobalah kita renungkan bagaimana besarnya Allah Rabbul ‘Alamin, tentunya kita tidak mungkin memikirkan bagaimana hakikat dzat Allah. Akan tetapi dengan cara melihat bagaimana makhluk Allah yang amat besar, akan tampak kepada kita kebesaran Allah Yang Maha besar lagi Maha Mulia. Tahukah anda, bagaimana besarnya ‘Arsy Allah Ta’ala? Disebutkan dalam hadits yang dishahihkan oleh Syaikh Al Albani rahimahullah1, Nabi...
Nasihat Rasulullah kepada Abdullah bin Amru

Nasihat Rasulullah kepada Abdullah bin Amru

Ini adalah nasihat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada Abdullah bin Amru bin Al 'Ash radhiallahu ‘anhuma dan nasihat ini amat kita rasakan manfaatnya terutama untuk kita yang hidup di akhir zaman ini ketika janji telah tidak ditepati dan telah hilang amanah dan amat sedikit orang-orang yang bertaqwa kepada Allah Ta’ala.
Kembali kepada Sunah Nabi dan Para Sahabatnya

Kembali kepada Sunah Nabi dan Para Sahabatnya

Merekalah yang menyampaikan kepada kita sunah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, sementara mereka menyaksikan wahyu yang turun kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, mereka mengetahui apa yang diinginkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang bersifat umum, khusus, wajib, dan irsyad (bimbingan), mereka mengetahui sunahnya yang kita ketahui dan yang tidak kita ketahui.
Syarah Hadits Niat

Syarah Hadits Niat

عن أمير المؤمنين عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .(متفق عليه). Dari Amirul mukminin Umar bin Al...
Berpegang Kepada Jamaah Kaum Muslimin dan Pemimpinnya

Berpegang Kepada Jamaah Kaum Muslimin dan Pemimpinnya

Fitnah muncul ketika kaum muslimin tidak mau berpegang kepada pemimpin kaum muslimin dengan alasan tidak berhukum dengan hukum Allah, padahal Nabi shallallah ‘alaihi wasallam telah mengabarkan akan datangnya pemimpin-pemimpin yang mengambil petunjuk selain petunjuk Rasulullah dan mengambil sunah selain sunah Nabi-Nya. Ini artinya mereka berhukum dengan hukum selain Allah, karena apabila ia mengambil petunjuk selain petunjuk Nabi tentu yang ia ambil adalah petunjuk buatan manusia dan sunah buatan manusia, namun Nabi shallallah ‘alaihi wasallam tidak menghukuminya kafir secara mutlak, dan tidak boleh seseorang berkata: "Mereka mengambil selain petunjuk Nabi shallallah ‘alaihi wasallam dalam beberapa kejadian saja, adapun jika mereka melakukannya dalam kejadian yang banyak seperti di zaman kita ini maka hadis itu tidak boleh dijadikan alasan”.