Home / Artikel / Hadits

Hadits

Ulumul Hadits : Hadits Hasan (Bag. 2)

Telah berlalu pembahasan tentang Hadits Hasan, dimana hadits hasan terbagi dua yaitu : Hasan Lidzatihi dan Hasan Lighairihi. >>Baca artikel “Hadits Hasan (Bag. 1)” Hasan lighairihi Definisi Imam At Tirmidzi tentang hadits hasan sebetulnya cocok untuk hasan lighairihi. Beliau berkata, “Semua hadis …

Read More »

Ulumul Hadits : Hadits Hasan (Bag. 1)

Mengenal Hadits Hasan. Hadits Hasan ada dua macam: Hasan lidzatihi dan hasan lighairihi. Hasan lidzatihi. Definisi yang paling bagus adalah definisi Ibnu Hajar: beliau berkata, ia adalah hadis ahad yang diriwayatkan oleh yang adil, sempurna ke-dhabit-annya, bersanbung sanadnya, tidak cacat, …

Read More »

Ulumul Hadits: Kitab Kumpulan Hadits Shohih (1)

Yang pertama kali mengumpulkan hadits shahih adalah imam Al Bukhari rahimahullah, lalu setelahnya imam Muslim. Kedua buku ini disepakati oleh para ulama akan keshahihannya kecuali beberapa hadits yang dikritik oleh para ulama setelahnya. Lalu diikuti oleh imam ibnu Khuzaimah. Beliau …

Read More »

Ulumul Hadits : Tingkatan Hadits Shohih

Cinta Sunnah Tingkatan Hadits Shohih

Tingkatan hadits shahih Hadits shahih itu bertingkat tingkat dilihat dari tingkatan ketsiqohan perawi perawinya. Manfaat mengenal tingkatan hadits itu di saat terjadi pertentangan dan tidak mungkin dikompromikan. Maka hadits yang lebih shahih tentu lebih diunggulkan dari yang lebih rendah darinya. Berikut …

Read More »

Ulumul Hadits : Sanad Yang Paling Shohih

Artikel Cinta Sunnah : Sanad Paling Shohih

Setelah kita mengetahui syarat syarat hadits shahih. <Hadits Shohih (1) & Hadits Shohih (2)> Sekarang kita akan melanjutkan membahas tentang sanad yang paling shahih. Para ulama berbeda pendapat tentang sanad yang paling shahih. Yang paling kuat adalah tidak bisa kita pastikan …

Read More »

Ulumul Hadits : Hadits Shohih (2)

Hadits Shohih Cinta Sunnah

<<Ulumul Hadits : Hadits Shohih (1) Syarat keempat: Tidak syadz Syadz adalah periwayatan perawi yang maqbul (diterima) yang menyelisihi periwayatan perawi yang lebih tsiqoh darinya. Perawi maqbul maksudnya adalah perawi yang diterima baik ia berstatus tsiqoh yang haditsnya shahih atau …

Read More »