Perusak-perusak Niat dan Obatnya (02)

Perusak-perusak Niat dan Obatnya (02)

Hati adalah segumpal darah yang menentukan anggota badan manusia, jika ia baik maka seluruh tubuhnya akan baik dan jika buruk maka anggota tubuh lainnya pun akan menjadi buruk. Buruknya hati akan menimbulkan keinginan-keinginan yang buruk dan keinginan yang buruk tersebut akan menimbulkan perbuatan yang tidak diridhai oleh Allah ‘Azza wa Jalla, di antara perkara yang dapat merusak niat adalah:
Perusak-perusak Niat dan Obatnya (01)

Perusak-perusak Niat dan Obatnya (01)

Kebodohan sebelum maut adalah kematian untuk pemiliknya. Dan badan mereka menjadi kuburan sebelum dikuburkan. Roh mereka tidak tenang di dalam jasad mereka. Tidak ada tempat kembali walaupun hari nusyur.
Hawa Nafsu dan Syahwat

Hawa Nafsu dan Syahwat

Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan menimpa kalian adalah syahwat yang menyesatkan pada perut dan kemaluan serta hawa nafsu yang menyimpangkan dari jalan yang lurus. Lihat shahih targhib dan tarhib no 52 dan 2143.
Lebih Berat dari Dosa

Lebih Berat dari Dosa

Ibnu Abbas mengatakan, “Wahai pelaku dosa Jangan merasa aman dari akibat buruk berbuat dosa Karena yang mengikuti dosa bisa lebih besar dari perbuatan dosa Sedikitnya rasa malumu kepada orang yang berada di kanan kirimu ketika berbuat dosa Lebih berat dari dosa perbuatanmu Tertawamu sementara kamu tidak tahu apa yang Allah lakukan padamu.. Lebih berat dari dosa Kegembiraanmu ketika berbuat dosa Lebih berat dari dosa Rasa sedihmu ketika terluput dari dosa Lebih berat dari dosa Rasa takutmu kepada angin yang akan membuka pintumu ketika berbuat dosa ...
Saat Engkau Dimasukkan ke Liang Lahat

Saat Engkau Dimasukkan ke Liang Lahat

Saudaraku, bila hati kita masih lalai, kunjungilah sebuah pemukiman masa depan, di sana engkau akan dikembalikan, dibungkus oleh kain kafan, lalu dimasukkan ke liang lahat.. gelap.. sepi.. sempit.. tak ada kawan yang membantu.. tiada pula handai taulan sebagai tempat mengadu. Cobalah renungkan, bukankah engkau akan seperti itu?
Merenungi Hakikat Kehidupan Dunia

Merenungi Hakikat Kehidupan Dunia

            Saudaraku seiman, sesungguhnya kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang abadi, namun ia akan hancur dan amat hina di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala lebih hina dari bangkai, Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu berkata,  أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِالسُّوقِ دَاخِلًا مِنْ بَعْضِ الْعَالِيَةِ وَالنَّاسُ كَنَفَتَهُ فَمَرَّ بِجَدْيٍ أَسَكَّ مَيِّتٍ...