Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (Bag. terakhir)

Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (Bag. terakhir)

Syubhat 18. Hadits Sawad bin Qarib: روى الطبراني في الكبير أن سواد بن قارب ( أنشد الرسول ( قصيدته التي فيها التوسل ، ( يقول الدحلان ) : ولم ينكر الرسول عليه ومنها قوله : وأشهد أن الله لا رب غيره وأنك أدنى المرسلين وسيلة فمرنا بما يأتيك يا خير مرسل وكن لي شفيعاً يوم لا ذو شفاعة At Thabrani meriwayatkan dalam mu’jam kabirnya bahwa Sawad bin Qarib melantunkan qashidah di hadapan Nabi...
Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (bag. 4)

Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (bag. 4)

Syubhat 11. Hadits: إذا سألتم الله فسلوه بجاهي فإن جاهي عند الله عظيم “Apabila kamu memohon kepada Allah, maka mintalah dengan melalui kedudukanku, karena kedudukanku di sisi Allah agung”.   Jawab: Hadits ini batil tidak ada asalnya, karena tidak pernah ditemukan dalam kitab-kitab hadits manapun. Syaikhul Islam Ahmad bin Taimiyah Rahimahullah berkata: “Sebagian orang bodoh meriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Apabila kalian memohon kepada Allah, maka mohonlah melalui kedudukanku, karena sesungguhnya...
Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (Bag. 3)

Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (Bag. 3)

Syubhat 9: Hadits orang buta yang bertawassul dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. عن عثمان بن حنيف أن رجلاً ضريراً أتى النبي ( فقال : أدع الله أن يعافيني فقال : إن شئت دعوت وإن شئت صبرت وهو خير قال : فادعه فأمره أن يتوضأ فيحسن وضوءه ويدعو بهذا الدعاء : اللهم إني أسألك بنبيك محمد نبي الرحمة يا محمد إني أتوجه بك إلى ربي في حاجتي لتقضي اللهم شفعه في . فعاد وقد...
Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (Bag. 2)

Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (Bag. 2)

Syubhat 4. Hadits yang menunjukkan bahwa orang yang telah mati bisa memberikan manfaat kepada orang yang masih hidup, dari ibnu Mas’ud radliyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ..وَفَاتِي خَيْرٌ لَكُمُ ، تُعْرَضُ عَلَيَّ أَعْمَالُكُمْ فَمَا كَانَ مِنْ حَسَنٍ حَمِدْتُ اللَّهَ ، وَمَا كَانَ مِنْ سَيِّءٍ اسْتَغْفَرْتُ اللَّهَ لَكُمْ. …wafatku adalah kebaikan untuk kamu, amal-amalmu ditampakkan...
Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (bag.1)

Menepis Syubhat Pembela Tawassul Yang Haram (bag.1)

Tawassul diambil dari wasilah yang artinya menjadikan sesuatu sebagai perantara antara dia dengan Allah Tabaraka wa Ta’ala. Dan tawassul dibagi oleh para ulama menjadi dua macam: Tawassul yang syar’iy yaitu tawassul yang diidzinkan oleh syari’at dan ia mempunyai beberapa macam: Pertama: Tawassul dengan melalui asmaul husna. Ini berdasarkan firman Allah Ta’ala yang artinya: “Hanya milik Allah asmaa-ul husna, Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya....
Mengusap Kepala Sekali atau Tiga Kali ?

Mengusap Kepala Sekali atau Tiga Kali ?

Para ulama bersepakat bahwa yang wajib dalam mengusap kepala adalah sekali, namun mereka berbeda pendapat; apakah disunnahkan mengusapnya lebih dari sekali sampai tiga kali. Imam Asy Syafi’I berpendapat disunnahkan mengusapnya tiga kali, berhujjah dengan lahiriah riwayat Muslim bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berwudlu tiga kali tiga kali, juga karena wudlu adalah thoharoh hukmiyah sehingga tidak ada perbedaan antara mencuci dengan mengusap. Diantara hujjahnya juga adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Humran ia berkata, ”Aku melihat Utsman bin...
Mengenal Dalil Yang Umum

Mengenal Dalil Yang Umum

Diantara faidah menguasai bahasa arab adalah memahami sebuah kata yang bermakna umum, sebuah contoh misalnya hadits : مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوهُ وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَافْعَلُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ “Apa-apa yang aku larang jauhilah dan apa-apa yang aku perintahkan lakukanlah semampu kamu”. (HR Muslim). Kata “maa” yang artinya apa mempunyai makna umum, maka semua yang diperintahkan oleh beliau hendaknya kita lakukan baik yang hukumnya wajib...