Home / Artikel / Aqidah / Hakekat Iman

Hakekat Iman

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

لكل شيء حقيقة ، و ما بلغ عبد حقيقة الإيمان حتى يعلم أن ما أصابه لم يكن ليخطئه و ما أخطأه لم يكن ليصيبه

“Segala sesuatu itu ada hakikatnya. Seorang hamba tidak akan sampai kepada hakekat iman sampai ia meyakini bahwa apa-apa yang (ditakdirkan) menimpanya, tidak akan meleset darinya. Dan apa-apa yang (ditakdirkan) tidak menimpanya maka tak akan menimpanya”

(HR. Ahmad, shahih).

Hadits ini menunjukkan bahwa beriman kepada takdir adalah hakekat iman.

Walaupun manusia berusaha tapi bila Allah tidak menakdirkan untuknya, ia tak akan meraihnya..

Walaupun usaha itu perkara yang diperintahkan oleh Allah, namun, kewajiban kita hanyalah berusaha. Allah yang menentukan.

Lalu ridha dengan semua ketentuan Allah atasnya dan berbaik sangka bahwa Allah pasti sayang pada hambaNya.

About Ustadz Badrusalam

Nama beliau adalah Abu Yahya Badrussalam. Beliau lahir pada tanggal 27 April 1976 di desa Kampung Tengah, Cileungsi, Bogor, tempat dimana studio Radio Rodja berdiri. Beliau menamatkan pendidikan S1 di Universitas Islam Madinah Saudi Arabia Fakultas Hadits pada tahun 2001

Check Also

Tafsir Ayat-Ayat Manhaj (6) : Al Hujurat ayat 6

Dalam menerima dan menebar berita, Al Qur'an dan hadits telah memberikan kepada kita rambu-rambu yang amat penting agar tidak menimbulkan kerugian yang besar.

Tulis Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.