Home / Artikel / Kaidah Fikih (5) : Orang Yang Tidak Tahu Dimaafkan

Kaidah Fikih (5) : Orang Yang Tidak Tahu Dimaafkan

Orang yang tidak tahu dimaafkan, kecuali bila ketidak tahuannya akibat tidak mau menuntut ilmu.

Kaidah ini ditunjukkan oleh banyak ayat alquran diantaranya firman Allah [Islamic phrases=”Subhanahu wa Ta’ala”]E[/Islamic] :

[arabic-font]وما كان الله ليضل قوما بعد إذ هداهم حتى يبين لهم ما يتقون[/arabic-font]

Tidaklah Allah menyesatkan suatu kaum setelah datang kepada mereka petunjuk sampai Dia menjelaskan kepada mereka perkara perkara yang harus dijauhi. (At Taubah:115).

Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi [Islamic phrases=”Shallallahu ‘alaihi wa Sallam”]H[/Islamic] pernah melihat orang yang sholatnya tidak thuma’ninah, lalu beliau menyuruhnya mengulanginya, kemudian beliau mengajarkan tata cara sholat yang benar dan tidak menyuruhnya untuk mengulanginya kembali.

Adapun bila kebodohannya itu karena ia sengaja tidak mau menuntut ilmu dan meremehkannya maka pendapat para ulama menunjukkan ia tidak dimaafkan dan tetap diancam dengan api neraka.

wallahu a’lam.

Lihat Semua Artikel “Kaidah Islam”

About Ustadz Badrusalam

Nama beliau adalah Abu Yahya Badrussalam. Beliau lahir pada tanggal 27 April 1976 di desa Kampung Tengah, Cileungsi, Bogor, tempat dimana studio Radio Rodja berdiri. Beliau menamatkan pendidikan S1 di Universitas Islam Madinah Saudi Arabia Fakultas Hadits pada tahun 2001

Check Also

Tafsir Ayat-Ayat Manhaj (4) : Yusuf ayat 108

"Katakan, "Inilah jalanku, aku berdakwah kepada Allah. Di atas bashiroh (ilmu). Aku dan orang-orang yang mengikutiku. Mahasuci Allah dan aku tidak termasuk kaum musyrikin" (QS. Yusuf: 108).

Tulis Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.