Home / Soal-Jawab / Soal Jawab : Hadits Memberikan Pahala Ke Mayit

Soal Jawab : Hadits Memberikan Pahala Ke Mayit

Pertanyaan:

Ustad, mau tanya tentang Hadits yang artinya: “Barang siapa yang melewati perkuburan lalu membaca qul huwallahu ahad sebelas kali, kemudian memberikan pahalanya kepada para mayat, maka akan diberikan pahala sesuai dengan jumlah mayat”. (HR Al Khallaal). Shahih nggak ust?

Jawab:

Ia adalah hadits yang palsu, berasal dari naskah Abdullah bin Ahmad bin Amir dari ayahnya dari Ali Ar Ridla dari ayah-ayahnya, dipalsukan oleh Abdullah atau ayahnya sebagaimana dikatakan oleh Adz Dzahabi dalam Mizanul I’tidal, dan diikuti oleh Al Hafidz ibnu Hajar dalam Lisanul Mizan (3/252), juga As Suyuthi dalam Dzail Al Ahadits Al Maudlu’ah dan beliau menyebutkan hadits ini, dan diikuti juga oleh ibnu ‘Arraaq dalam Tanzih Asy Syari’atil Marfu’ah.
Wallahu a’lam

Faidah:

Al Hafidz ibnu AbdilBarr rahimahullah berkata :” Definisi ilmu di sisi para ulama adalah, yang engkau yakini dan menjadi jelas bagimu, maka setiap orang yang yakin dan jelas berarti ia telah mengetahuinya. Atas dasar ini orang yang belum sampai kepada keyakinan dimana ia berpendapat hanya sebatas ikut-ikutan saja (taqlid), maka ia tidak berilmu tentangnya “.(Jami’ Bayanil ‘ilmu 2/36-37).

Imam Assuyuthi berkata :” Sesungguhnya muqallid (orang yang taqlid) tidak dinamai sebagai ulama “.

 Dijawab oleh : Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

About Ustadz Badrusalam

Nama beliau adalah Abu Yahya Badrussalam. Beliau lahir pada tanggal 27 April 1976 di desa Kampung Tengah, Cileungsi, Bogor, tempat dimana studio Radio Rodja berdiri. Beliau menamatkan pendidikan S1 di Universitas Islam Madinah Saudi Arabia Fakultas Hadits pada tahun 2001

Check Also

Video : Metode Mengambil Ilmu

Kajian Ilmiah: Metoda Dalam Mengambil Ilmu – Ustadz Badru Salam, Lc Menuntut ilmu adalah merupakan …

Satu komentar

  1. Assalamualaikum ustadz Benarkah hadits tentang acara maulid nabi ini shahih ??? Mohon jawabannya ustadz , Syukron jazakallahu Khairan

    “HADITS SHAHIH MUTAWAATIR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW MUSALSAL BIL AWWALIYAH”

    بسم الله الرحمن الرحيم

    Bulan Rabi’ul Awwal adalah bulan kelahiran Baginda Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, pada umumnya kaum muslimin Ahlussunnah wal Jama’ah tak pernah lepas dari pada memperingati kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam, dibawah ini saya tuliskan hadits MUTAWATIR MUSALSAL BIL AWWALIYAH tentang keutamaan merayakan Maulid kelahiran Baginda Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam yang saya terima dari guru saya di Malang ;

    سمعت وكتبت هذا الحديث عن شيخنا سماحة الاستاذ الدّاعي الى اللّه المسند الحبيب محمّد بلفقيه عن شيخه سماحة الأستاذ الإمام الحافظ المسند القطب الدّكتور العارف باللّه والدّال عليه الحبيب عبد اللّه بن عبد القادر بلفقيه رضي اللَّه عنهما ونفعنا بهما في الدّارين حدّثني الشيخ المحّدث إبراهيم الكتّاني عن شيخه عبد الكبير الكتّاني عن شيخه سليمان بن بكاع الزّبيدي قال حدّثني عبد الرّشيد بن حندس قال أنبأني عبد اللّه بن عبد الرحمن الإبراهيمي قال أنبأني محمّد بن يوسف الجسد الطّرابوسي قال أنبأني الشّيخ محمّد بن اسحاق الشّيعي قال أنبأني إمام المحدّثين الإمام محمّد بن يوسف قال أنبأني سيّد زمانه وفريد عصره وأوانه الكاشف الغطاء قال أنبأني محمّد بن عبد الرّحمن جعفري قال حدّثني أبو يوسف النّقدي قال أنبأني الحافظ ابي عبد اللّه يو سف بن إسماعيل الفربي قال أنبأني أبو نعيم مؤلّف حلية الأولياء قال أنبأني إبراهيم بن سعد قال حدّثني أبو عبد اللّه قال أنبأني يحيي بن بديع الزّمان قال حدّثني الإمام علي الرّضا قال حدّثني الإمام جعفر الصّادق عن الإمام محمّد الباقر عن الإمام علي زين العابدين عن الإمام سيّدنا الحسين عن الإمام علي كرّم اللّه وجهه قال ؛ قال رسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم قال : “إِجْعَلُوْا يَوْمَ مِيْلَادِيْ عِيْدَكُمْ وَصَلُّوْا وَسَلِّمُوْا عَلَيَّ فِيْهِ تَنَالُوْا شَفَاعَتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ”.
    وقال الإمام الحافظ أبو إسحاق شيخ البخاري بلغ مبلغ المتواتر ، وقال حديث صحيح . أو كما قال

    Saya mendengar dan mencatat hadits ini dari guru saya Samahatul Ustadz Ad Da’i Ilallah Al Habib Muhammad Bilfaqih dari gurunya Al ‘Arif Billah Wad Daalli ‘alaihi Al Ustadzul Imam Al Hafidz Al Musnid Al Quthub Prof. DR Al Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih Radhiyallahu Ta’ala Anhuma Dari Syaikh Muhaddits Ibrahim Al Kattaniy dari gurunya Al Imam Abdil Kabiir Al Kattaniy dari gurunya Sulaiman bin Bakka’ Az Zabiidiy dari gurunya Syaikh Abdur Rasyid bin Handas dari gurunya As Syaikh Abdillah bin Abdirrahman Al Ibrahimiy dari gurunya As Syaikh Muhammad bin Yusuf Al Jasadi At Tharabusy dari gurunya As Syaikh Muhammad bin Ishaq As Syi’i dari gurunya Imamul Muhadditsin Muhammad bin Yusuf dari gurunya sang Pemimpin wafariidu ‘asrihi As Syaikh Al Kasyiful Ghitha’ dari gurunya As Syaikh Muhammad bin Abdirrahman Ja’fariy dari gurunya As Syaikh Abu Yusuf An Naqdiy dari gurunya Al Hafidz Abu Abdillah Yusuf bin Isma’il Al Farabiy dari gurunya As Syaikh Al Imam Abu Nu’aim Mu’allif Khilyatul Auliya’ dari gurunya As Syaikh Ibrahim bin Sa’ad dari Syaikh Abu Abdillah dari gurunya Syaikh Yahya bin Badii’uz Zaman dari Al Imam Al Ar Ridho dari Al Imam Ja’far As Shadiq dari Al Imam Muhammad Baqir dari Al Imam Ali Zaenal Abidin Dari Al Imam Sayyidina Husain dari Ayahnya Al Imam Ali bin Abi Thalib Karramallahu wajhahu berkata; Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda : ” Jadikanlah kamu sekalian hari kelahiran ku sebagai hari raya kalian, bershalawatlah dan salamlah kalian kepadaku didalam hari kelahiranku, maka pasti kalian akan mendapatkan Syafa’atku kelak pada hari kiamat “. Berkata Al Al Imam Al Hafidz Abu Ishaq Gurunya Al Imam Bukhari, hadits ini mencapai tingkatan MUTAWATIR (Hadits Shahih) أو كما قال.

    NB: Cukup dengan satu hadits agung ini kita jadikan pegangan dan dijadikan ARGUMEN atas di syari’atkannya merayakan hari kelahiranya Baginda Nabi SAW dan barang siapa ingkar terhadap sabda Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam maka ia masuk di dalam ancman Nabi SAW ..!!

    قال النّبيّ صلّى اللّه عليه وسلّم: “من لم يصدق بحديثي فقد كفر”
    رواه البخاري اخرجه شيخنا رضي الله عنه..

    “Barang siapa yang tidak mempercayai haditsku, maka sungguh dia telah kafir”.

    Dan seandainya ada yang berkata: “Ini adalah bid’ah tidak ada pada zaman NABI SAW”…??!!

    Kamu jawab ketahuilah orang yang berkata itu belum mencermati isi dari maulid itu sendiri, bid’ah dari mana…??

    Apakah ada di dalam acara Maulid Nabi perkara2 yang menentang syari’at Islam …??

    Perlu kita ketahui bahwa pertama kali yang merayakan dan mengagungkan dari kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam adalah Allah azza wajalla, kalau kita baca didalam kitab-kitab sirah AN NABAWIYYAH kita lihat bahwa pada waktu kelahiran Sayyidul Wujud Shallallahu ‘alaihi wasallam Allah SWT menghiasi langit2 dan memerintahkan para malaikat untuk turun dan semua penduduk langit dan bumi berbahagia bahkan banyak kejadian2 yang agung di alam itu tdak lain semua adalah menyambut kelahiran NABI MUHAMMAD SAW…

    SEMOGA BISA DI RENUNGKAN BAGI YANG TDAK SUKA MAULID NABI….!!

    Silahkan di share, mudah2han jadi amal jariyah ilmu bagi kita semuanya khususnya para pecinta Pengidola Maulid Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam…
    aamiin aamiin aamiin ya rabbal aalamiin bisirri asrari Al Fatihah…

    أللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

    الكاتب : الفقير محمّد بن عبدالرحمن ومن بعض كتابة المكرّم معلّمنا الأستاذ المعلّم توفيق صالح الجامباري …

    واللّه أعلم بالصواب وإليه المآب.

Tulis Komentar